Cara Mudah Ternak Burung Kacer Di Masa Pandemi

Cara Mudah Ternak Burung Kacer Di Masa Pandemi – Kacer sebagai burung petarung yang banyak disukai oleh beberapa kicau mania. Selain berwarna yang elok, burung kacer mempunyai suara kicauan yang merdu dan style tarian yang khas serta unik. Saat berkicau, burung dengan warna menguasai hitam itu menari-nari sekalian buka ekor dan sayapnya. Memiara burung kacer tidak susah dan lumayan gampang. Tetapi saat sebelum beternak kacer, sebaiknya Anda ketahui dahulu tipe kacer yang dapat diternak.

Dilansir dari https://www.bangparid.com, ada tiga tipe burung kacer yang terkenal dengan nilai jual tinggi yang dapat Anda ternakkan sebagai tempat usaha.Tipe ini diantaranya seperti burung kacer poci, kacer jawa, dan kacer blobrok. Tipe yang paling akhir sebagai hasil persilangan kacer poci dengan kacer jawa.

Untuk Anda yang hoby burung perlu mengenali langkah memiara yang akurat. Dan untuk Anda yang ingin raih untung dapat berternak sebagai tempat usaha. Berikut langkah ternak burung kacer yang penting Anda ketahui.

 

Tips Ternak Burung Kacer Untuk Pemula

1. Siapkan Kandang Ternak

Kandang sebagai aspek terpenting dalam usaha budidaya kacer, Kandang penangkaran harus dibikin senyaman kemungkinan, supaya kacer berasa nyaman.Upayakan kandang dibuat seperti pada komunitas aslinya, Yakni dengan sediakan ranting kering sebagai tempat menempati.Siapkan 2 Kolam di dalamnya, 1 kolam diisi air untuk mandi burung kacer, dan 1 kolam kembali diisi pasir dan batu-batuan kecil. Ini karena kacer umumnya akan mengusung batu-batuan kecil saat membuat sarang.

Ukuran kandang seharusnya dibikin cukup besar yakni panjang sekitaran 1,5-2 mtr., lebar 0,7-1 mtr., dan tinggi sekitaran 1,7-2 mtr. Dinding kanan, kiri, dan belakang, dapat dibikin memakai bata/batako. Dinding tak perlu di plester fungsinya untuk jaga kelembapan dan temperatur kandang. Atap upayakan memakai bahan yang bisa mempernyerap panas, seperti genteng dari tanah atau asbes.

Dinding sisi depan seharusnya memakai kawat strimin, Agar perputaran udara lancar, dan dibuatkan dua pintu, satu pintu untuk mempermudah kita memberikan minum dan makan Satu kembali pintu kecil untuk masukkan burung di dalam kandang.Janganlah lupa siapkan kotak tempat kacer bersarang berbahan kayu, Sama ukuran 15 x 15 x 15 cm, letak di bagian belakang teratas, maksudnya supaya kacer tidak terasa terusik saat bertelur dan mendekami telurnya.

2. Memilih Indukan Kacer

Sesudah penyiapan kandang usai saat ini waktunya pilih bibit, Untuk bibit indukan kacer sebagus tentukan bibit yang siap produksi. atau simak juga artikel mengenai langkah membandingkan kacer jantan dan betina. Induk untuk kacer jantan yakni sekitaran usia dua tahun, dan untuk induk kacer betina yakni sekitaran usia satu tahun.

Pilih kacer yang memiliki kualitas suara dan bentuk badan yang bagus, supaya memperoleh turunan yang berkualitas juga.Karena bibit memiliki dampak yang besar sekali dalam kesuksesan ternak burung kacer, Seharusnya tentukan bibit yang jinak baik yang jantan atau yang betina, Dengan arah supaya burung tidak gampang terusik saat mendekami.

3. Tahap Penjodohan

Sesudah bibit kita peroleh saat ini waktunya memasangkan, untuk memasangkan kacer akan memerlukan waktu, Jadi diperlukan kesabaran yang lebih, Proses ini yang kerap membuat pemula balik arah (gagal), Karena gagal memasangkan dengan argumen tidak sabar. Bagi Anda yang bingung bagaimana cara menjodohkannya, Anda bisa membaca Cara Menjodohkan Burung Kacer Dengan Mudah.

4. Tahap Mengerami

Menetasnya telur merupakan kesuksesan pada proses penjodohan, dalam pengertian tidak dapat disebut sukses 100% dalam beternak kacer, karena masih umum terjadi masalah di sini, misalkan kacer tidak ingin mendekami telurnya.Jadi saat kacer betina mendekami telur upayakan tidak terusik supaya telur dapat menetas, umumnya telur akan menetas sekitaran 14 hari, dan jumlah telur kacer optimal 3 – 4 butir.

Sesudah telur menetas cara seterusnya terserah anda, apa didiamkan di loloh induknya, Atau juga bisa diloloh sendiri sesudah usia 10 hari, dan berikut yang disebut sukses dan sukses dalam budidaya kacer.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan sebagai aspek terpenting yang memberikan dukungan kesuksesan usaha ternak kacer.Pakan yang diberi saat penangkaran burung kacer, Harus pakan yang memiliki kandungan protein yang tinggi, Untuk penuhi keperluan gizinya saat bertelur, mendekami, dan meloloh anaknya.

Pakan yang umum diberi saat beternak kacer ialah jangkrik, belalang, kroto atau ulat hongkong. Pakan dapat diberi secara berganti-gantian atau bersaamaan, yang paling penting janganlah sampai terlambat. Dan untuk piyik, dapat diberi voer basah digabung dengan kroto, yang mempunyai tujuan untuk percepat perkembangannya.

 

Penutup

Apabila sudah waktunya panen, langkah panen yang dapat Anda kerjakan ialah dengan ambil kacer secara berhati-hati. Ini supaya burung tidak depresi dan masukan ke sangkar menggantung.Itu cara-cara ternak burung kacer yang gampang dan dapat Anda kerjakan. Untuk Anda yang punya niat memiara atau membudidayakan burung kacer untuk usaha dapat mengaplikasikan cara itu

By admin
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.